Dunia Kerja

Bagaimana Cara Anda Mendefenisikan Kesuksesan?

Selama wawancara kerja, pewawancara Anda mungkin menanyakan pertanyaan seperti, “Bagaimana Anda mengevaluasi kesuksesan?” atau “Bagaimana Anda mendefinisikan kesuksesan?” Ini adalah pertanyaan terbuka, tanpa jawaban benar atau salah, dan ini memberikan kesempatan bagus bagi Anda untuk menunjukkan, melalui jawaban dan bahasa tubuh Anda, kualitas yang dicari oleh sebagian besar perusaahaan terkait tekad, motivasi, dorongan, antusiasme, dan visi kolaboratif bersama.

Pendekatan terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan merujuk contoh spesifik dari kesuksesan sekarang Anda dan menjelaskan faktor-faktor yang berkontribusi pada pencapaian Anda.

Kemudian bagikan bagaimana Anda menerapkan apa yang Anda pelajari dari setiap pengalaman untuk melanjutkan pengembangan profesional Anda dan menghasilkan hasil yang positif ke depannya. Berikut adalah contoh jawaban yang bisa Anda sampaikan kepada pewawancara:

1. “Saya mendefinisikan kesuksesan dengan berbagai cara. Di tempat kerja, ini memenuhi tujuan yang ditetapkan oleh supervisor saya dan rekan kerja saya. Sejauh ini yang saya ketahui, perusahaan ini iakui tidak hanya karena menghargai kesuksesan tetapi juga memberikan kesempatan kepada karyawan untuk tumbuh. Setelah bekerja, saya sepertinya bisa menikmati aktivitas lain yang dapat mengembangkan kemampuan saya dan pada akhirnya bisa menjadi sesuatu yang positif buat perusahaan.”

Jawaban ini menunjukkan kalau Anda berorientasi pada tujuan dan juga telah mencari tahu sedikit banyak tentang perusahaan dan budayanya.

2. “Bagi saya, sukses adalah tentang melakukan pekerjaan saya dengan baik. Saya ingin dikenal sebagai seseorang yang selalu melakukan yang terbaik dan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai tujuannya.

Dengan memberikan jawaban ini Anda menunjukkan kalau Anda punya tanggung jawab dalam pekerjaannya dan berorientasi pada tujuan. Ini adalah tanggapan yang sederhana namun tulus yang, jika diucapkan dengan nada suara yang tepat dan kontak mata yang baik, akan berhasil meyakinkan pewawancara bahwa Anda memiliki etos kerja yang kuat.

3. “Saya mengevaluasi kesuksesan tidak hanya berdasarkan pekerjaan saya tetapi juga pada pekerjaan tim saya. Agar saya dianggap sukses, tim perlu mencapai tujuan personal tanpa meluputkan pencapaian tim.”

Banyak perusahaan ingin mempekerjakan kandidat yang berkembang dalam pengaturan kerja berbasis tim. Dengan begitu kandidat menunjukkan dedikasinya pada kerja tim yang efektif dan membuktikan bahwa dia berkomitmen pada pencapaian kolektif seperti halnya pada kesuksesan dirinya sendiri.

Bagaimana siap untuk sukses?