Anda Generasi Y? Ini Cara Bertahan di Persaingan Dunia Kerja

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 24 September 2024
Kolom Pencari Kerja

Awal 2000-an adalah masa-masa gemilang untuk generasi Y. Tahun berganti, teknologi mengalami perkembangan yang berbeda, bisa dibilang masa-masa sekarang adalah eranya generasi Z. Mau tidak mau, kalau tetap mau bertahan di dunia kerja, generasi Y harus atur strategi supaya skill-nya tetap digunakan. Seperti apa langkah-langkahnya? Simak di sini!

1. Terus Belajar

Jangan pernah berhenti untuk belajar. Jangan hanya mengharapkan gelar sarjana saja untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Selalu terus beradaptasi dengan pengetahuan serta skill terkait dengan bidang yang Anda geluti. Cobalah untuk mengikuti kursus-kursus gratis ataupun berbayar yang dapat berpeluang meningkatkan pengetahuan. Bila perlu rambahlah bidang lain sekadar mencoba peruntungan, siapa tahun ke depannya Anda punya kesempatan untuk sukses di bidang yang berbeda.

2. Mendorong Keterampilan Teknologi

Jangan pernah berpuas diri dengan kemampuan ataupun skill teknologi yang Anda miliki. Akan selalu ada teknik dan keterampilan baru yang harus Anda asah demi beradaptasi dengan era baru. Coba Anda ingat, dulu Facebook begitu merajai dunia sosial media, sekarang tergantikan dengan Instagram dan ada juga Tiktok.

Kemampuan bersosial media saat ini bukan hanya sebagai hiburan tetapi juga keahlian untuk bekerja. Ini yang harus Anda pahami dan cermati. Jangan batasi kreativitas Anda. Di era sekarang ini orang yang kreatiflah yang dapat bertahan di kerasnya persaingan dunia kerja.

3. Menerima Feedback

Jangan karena merasa usia lebih tua ataupun “berpengalaman”, Anda merasa tidak perlu menerima feedback. Ingat, ilmu dan pelajaran bisa diperoleh dari mana saja bukan hanya dari orang yang lebih senior. Dengan menunjukkan diri kalau Anda mau menerima feedback, akan membuat orang merasa lebih nyaman bekerja sama dengan Anda.

4. Jangan Stuck di Satu Posisi

Salah satu cara lain untuk bertahan di dunia kerja yang mulai melirik generasi Z adalah tidak menyempitkan diri pada satu posisi saja. Jika selama ini Anda nyaman bekerja sebagai content writer, saatnya Anda melirik bidang yang lebih spesifik lagi misalnya copywriter atau UX Writer. Intinya, jangan nyaman di satu kemampuan. Kembangkan diri mempelajari bidang-bidang lain supaya Anda tetap diliri oleh perusahaan, terlebih lagi tidak kalah saing dengan generasi sekarang.