Achmad Rizky: Ketika Ilmu di Kuliah Selinear dengan Pekerjaan

Ingin merasakan kepuasan dalam berkarier? Cobalah aplikasikan ilmu pendidikan Anda! Dunia kerja begitu luas, menawarkan banyak peluang bagi para lulusan pendidikan untuk berkontribusi. Dengan menggabungkan teori dengan praktik, Anda dapat menjadi fasilitator pembelajaran yang handal, pengembang kurikulum yang kreatif, atau bahkan konsultan pendidikan. Kuncinya adalah terus belajar dan mengembangkan diri, serta menemukan cara untuk menerapkan pengetahuan Anda dalam konteks yang relevan dengan minat dan tujuan karier Anda.
Selain itu keberhasilan mengimplementasikan ilmu selama di kuliah ke profesi adalah perasaan yang luar biasa. Seperti yang dirasakan Achmad Rizky yang saat ini berprofesi sebagai Analytic Development. Dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip pembelajaran, Rizky dapat mengembangkan program pelatihan yang efektif, meningkatkan kinerja tim, atau menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Yuk, baca pengalaman Rizky terkait profesi dan ilmu pendidikan selinear yang dijalaninya!
Apa yang membuat Anda tertarik untuk bekerja di bidang analytical development setelah menyelesaikan studi S1 Kimia?
Hal yang membuat saya tertarik untuk bekerja di bidang analytical development (andev) adalah bagaimana saya dapat mengimplementasikan ilmu yang telah saya dapatkan selama saya kuliah, bisa dibilang profesi ini masih cukup sejalan dengan jurusan saya.
Bisakah diceritakan tentang peran Anda sebagai seorang analytical development? Apa saja tugas dan tanggung jawab sehari-hari Anda?
Tugas utama dari seorang analytical development adalah melakukan pengembangan metode untuk analisa suatu bahan baik itu bahan baku ataupun untuk obat jadi. Sedikit cerita terkait alur kerja seorang analytical development dimulai dari permintaan BD bahwa obat apa yang nanti mau dikembangkan lalu dilakukannya assessment untuk obat tersebut.
Pada tahap awal team andev akan mencari literatur terkait metode analisa apa yang cocok untuk digunakan, tentu awal yang perlu dilihat adalah harus sesuai dengan peraturan yang berlaku jika akan di pasarkan di indonesia maka pedoman awalnya ada Indonesia pharmacopoeia. Tapi jika untuk ekspor maka yang digunakan adalah united states pharmacopoeia, yang sulit adalah jika obat tersebut belum tersedia dalam buku buku pedoman tersebut maka perlu dilakukan pencarian metode melalui jurnal jurnal internasional, metode yang telah ditemukan lalu dilakukan trial di lab R&D.
Kemudian, jika sudah dapat dilakukan di lab R&D metode tersebut perlu dilakukan validasi sebelum akhirnya ditransfer metode tersebut ke lab QC. Perbedaan mendasar antara Andev dan QC adalah di QC metode analisa rutin yang digunakan adalah metode yang telah tervalidasi oleh tim andev sendiri. jadi tugas dan tanggung jawab sebagai seorang analytical development adalah melakukan trial validasi dan transfer metode analisa untuk obat yang sedang dikembangkan.
Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi dalam pekerjaan ini? Bagaimana Anda mengatasinya?
Tantangan terbesar adalah saat metode tersebut tidak kompatibel untuk dilakukan di lab R&D sehingga hasil dari trial atau validasi yang dilakukan tidak kunjung memenuhi syarat. Yang dilakukan adalah melakukan adjustment tanpa mengubah banyak dari metode dasarnya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Keterampilan apa yang menurut Anda paling penting untuk seorang analytical development?
Keterampilan terpenting adalah critical thinking karena dengan pemikiran yang kritis maka setiap masalah yang muncul dapat dicari route cause-nya sehingga tahu apa yang perlu dilakukan selanjutnya jika ada masalah dalam pengembangan metode tersebut.
Bagaimana Anda menjaga agar pengetahuan dan keterampilan Anda tetap relevan dengan perkembangan teknologi di bidang analisis?
Yang terpenting adalah terus mengikuti perkembangan teknologi terutama di dunia kesehatan dimana teknologi yang semakin futuristik akan memudahkan analisa. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengikuti seminar atau terus baca jurnal jurnal terbaru terkait perkembangan teknologi di bidang analytical development.

Apa proyek yang paling membanggakan selama Anda bekerja di bidang ini? Mengapa proyek tersebut begitu berkesan bagi Anda?
Rasanya setiap project yang dikerjakan sangan membanggakan dan berkesan. Ketika kita akhirnya berhasil melakukan transfer metode analisa ke QC dan akhirnya obat tersebut mendapat izin edar apalagi menemukannya di pasaran rasanya sudah cukup bangga pernah menjadi bagian dalam pengembangan obat tersebut dan bermanfaat bagi masyarakat
Bagaimana Anda memastikan akurasi dan presisi data yang dihasilkan dari analisis yang Anda lakukan
Akurasi dan presisi data yang dihasilkan dipastikan dengan memastikan bahwa seluruh prosedur yang dikerjakan sudah sesuai dan tidak melakukan kecurangan atau pengubahan data yang di dapat dari setiap hasil analisanya. Dan dipastikan bahwa seluruh komponen yang terlibat sudah sesuai standar (analis yang terkualifikasi, alat yang terkalibrasi, reagen yang masih dalam keadaan baik dsb).
Apa perbedaan yang paling mencolok antara pekerjaan Anda di laboratorium dengan teori yang Anda pelajari di bangku kuliah?
Secara teori tidak terlalu beda dengan aplikasinya di analytical development, tetapi di S1 sekiranya saya hanya belajar sekitar 25% tentang kimia analitik yang berhubungan dengan analytical development.

Bagaimana Anda mengelola stres yang mungkin timbul dari pekerjaan ini, terutama ketika menghadapi tenggat waktu yang ketat atau hasil analisis yang tidak sesuai harapan?
Menghadapi dengan tenang dengan mengusahakan sebaik mungkin serta meminta support dari atasan atau partner untuk membantu agar dapat diselesaikan baik dalam diskusi atau pengadaan reagen secepatnya.
Bagaimana Anda menyeimbangkan kehidupan pribadi dan pekerjaan?
Cara saya menyeimbangakan nya dengan memastikan bahwa seluruh pekerjaan saya sudah berjalan sesuai rencana dan melakukan planning liburan di akhir pekan nya, pada weekday pun selalu berusaha menyempatkan untuk olahraga dari nge gym atau lari untuk releasing stess, serta pada weekend pun bertemu dengan teman teman atau orang baru agar merasa hidup itu bukan hanya untuk kerja saja. kita harus bisa menempatkan posisi dimana kita harus serius bekerja dan kapan kita harus serius bermain.
Apa yang paling Anda sukai dan tidak sukai dari pekerjaan Anda sebagai seorang analytical development?
Yang saya sukai adalah setiap harinya saya dituntut untuk terus berpikir dan terus memberikan makan rasa penasaran saya. sebagai orang yang senantiasa mudah penasaran dengan hal-hal baru di analytical development rasanya saya mendapatkannya. Untuk yang tidak saya sukai adalah deadline yang kadang tidak masuk akal dimana realita tidak sesuai dengan harapan yang diinginkan.
Apa saran Anda bagi mahasiswa kimia yang tertarik untuk berkarier di bidang analytical development?
Jika tertarik pada bidang analytical development maka yang perlu dilakukan adalah perdalam ilmu kimia analitiknya dan teruslah asah berpikir kritis.
Bagaimana Anda melihat perkembangan bidang analytical development di masa depan?
Saya rasa bidang analytical development di masa depan masih akan sangat dibutuhkan terutama di masa depan. Pastinya perkembangan obat-obatan di dunia semakin pesat. Semakin banyaknya penyakit yang aneh-aneh di masa mendatang maka perlu ada yang memastikan bahwa obat yang digunakan memang mengandung bahan aktif yang dibutuhkan.
Yuk, baca Rubrik Profil untuk mendapatkan insight menarik lainnya dari expert yang berbeda.