Dunia Kerja

6 Minus WFH Buat Karyawan dan Perusahaan

Pada dasarnya sistem WFH tidak cocok untuk semua orang.  Beberapa karyawan mungkin lebih menyukai rutinitas dan struktur yang disediakan ketika bekerja di lingkungan kantor. Beberapa karyawan mungkin lebih menyukai interaksi pribadi dengan teman kerja dan menganggap pertemuan tatap muka dengan atasan lebih bermanfaat dalam membantu a menyelesaikan tugas dan capaian kerjanya.

Anda juga harus memperhatikan karyawan penyandang disabilitas. Bekerja dari rumah mungkin berdampak negatif pada dukungan yang mereka butuhkan untuk melakukan pekerjaan. Bekerja dari rumah mungkin juga tidak cocok dengan kehidupan rumah di mana beberapa karyawan  mungkin memiliki anak kecil sehingga sulit membagi waktu antara menjaga anak dan melakukan pekerjaan.

Di balik fleksibilitas tanpa batasnya, sistem WFH memberikan dampak negatif yaitu:

1. Karyawan Merasa Terisolasi

Karyawan yang bekerja dari rumah mungkin merasa terputus dari kolega dan perusahaan secara keseluruhan sehingga membuatnya sulit menyelesaikan pekerjaan. Untuk mengatasi masalah ini perusahaan ataupun tim SDM dapat memastikan komunikasi yang lebih teratur.

Jadi dengan menjadwalkan pertemuan singkat melalui telepon atau rapat tim reguler melalui teknologi seperti Skype, karyawan diberi lebih banyak kesempatan untuk merasa terlibat dan menjadi bagian dari tim.

2. Kesulitan Memantau Kinerja

Mungkin akan ada kesulitan buat karyawan mengelola pekerjaan di rumah demikian juga atasan memantau kinerja stafnya. Kepribadian yang berbeda juga dapat menanggapi pemantauan dengan berbagai tingkat kepositifan. Sebagai atasan, Anda selayaknya mengidentifikasi dan memperbaiki masalah kinerja sejak tahap awal. Cobalah bekerja sama dengan tim SDM mencari cara mengelola kinerja staf secara efektif meski karyawan sedang WFH.

3. Gangguan di Rumah

Meskipun pekerjaan rumahan dapat menghilangkan gangguan yang mungkin terjadi di kantor jika seorang pekerja tidak memiliki ruang kerja khusus yang sepi di rumah, mereka juga dapat dengan mudah mengalami gangguan berbeda.

4. Potensi Kelelahan

Kalau di kantor karyawan punya ketentuan jam bekerja, sedangkan sistem WFH dapat menyebabkan staf lupa membedakan antara kehidupan kerja dan kehidupan rumah. Hal ini dapat menyebabkan karyawan merasa sulit untuk mengetahui kapan harus berhenti dari pekerjaan yang menyebabkan jam kerja lebih lama. Potensi stres akibat waktu yang tidak pasti antara jam kerja dan jam istirahat dapat meningkatkan elelahan yang tak terhindarkan. Pengusaha harus mendorong staf mereka untuk beristirahat secara teratur dan mengingatkan mereka tentang pentingnya mengambil cuti walaupun sedang WFH.

5. Biaya Bekerja dari Rumah

Ini termasuk biaya awal pelatihan dan penyediaan peralatan yang sesuai seperti laptop, ponsel, dan peralatan IT lainnya untuk kelengkapan WFH. Belum lagi pertimbangan adaptasi untuk memenuhi standar kesehatan dan keselamatan karyawan.

6. Risiko Keamanan Informasi

Masalah keamanan informasi mungkin lebih mungkin terjadi ketika staf bekerja dari rumah. Ada peningkatan risiko dengan laptop dibawa pulang dan kebutuhan staf untuk mengakses server dari jarak jauh.

Perusahaan dan tim SDM harus memastikan bahwa mereka menerapkan tindakan untuk melindungi data perusahaan dengan menginstal perangkat lunak enkripsi dan aplikasi penghapusan jarak jauh jika perangkat seluler yang diberikan ke karyawan hilang.

Ini hanyalah sebagian minus ataupun kekurangan bekerja dengan sistem WFH. Pada intinya sistem semua punya plus dan minus masing-masing. Menemukan hambatan dan menyelesaikannya adalah satu-satunya cara supaya sistem perusahaan tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya.