Perencanaan Karir

5 Tips Kembali Bekerja Setelah Lama Vakum

Apa yang paling Anda takutkan dari kembali bekerja setelah lama vakum? Bisa jadi Anda takut dengan perubahan-perubahan yang terjadi selama Anda tidak ada. Situasi kantor yang sudah lama tidak bersentuhan dengan Anda.

Perasaan demikian wajar saja dirasakan. Bisa jadi Anda baru pulih dari bed rest yang memakan waktu beberapa bulan, cuti hamil ataupun kembali memasuki dunia kerja setelah lama absen karena cuti kuliah. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi jet lag tadi.

1. Adaptasi

Bagaimanapun Anda harus beradaptasi dengan lingkungan “baru” tersebut. Untuk beberapa waktu pertama Anda tidak perlu banyak bicara—mengusahakan penerimaan dari rekan-rekan yang lain. Banyak saja mendengar dan membaca situasi baru dihadapan Anda ini.

2. Ramah

Ramah memang menjadi kunci utama dalam pergaulan. Perbanyak senyum dan menyapa orang-orang di seliling Anda—asal jangan berlebihan. Sebagai anak baru sejatinya Anda harus tahu diri. Jangan merasa tinggi hati dan senior—entah dari segi umur ataupun Anda masih mengingat-ingat pengalaman ataupun prestasi yang sudah-sudah di masa lalu.

3. Ilmu Baru

Sebagai orang yang sudah lama vakum, wajar kalau Anda merasa gagap dengan perubahan serta perkembangan yang sudah ada sekarang. Anda bisa saja merasa tertinggal tapi tidak lantas membuat Anda berhenti untuk belajar. Anda tidak selamanya bisa mengandalkan pengalaman lama untuk sesuatu yang baru.

4. Bertanya

Jangan segan untuk menanyakan sesuatu yang tidak Anda ketahui. Biar saja jika rekan-rekan yang lain menganggap remeh Anda dengan pertanyaan tersebut. Ketimbang Anda salah yang pada akhirnya merugikan dan merumitkan diri sendiri dan orang lain mending Anda hindari kesalahan dengan bertanya.

5. Menambah Keterampilan

Mungkin karena sudah lama tak bekerja membuat Anda lebih lamban dalam bekerja. Tak ada salahnya Anda menambah bekal keterampilan di luar jam kantor. Misalnya dengan mengulangi apa yang sudah Anda kerjakan di rumah atau mengikuti kursus, mempersiapkan apa yang akan dikerjakan di kantor jauh-jauh hari sebelumnya. Intinya dengan mengetahui Anda lebih lamban Anda harus menyediakan waktu lebih untuk mengejar ketertinggalan Anda.