4 Tantangan Manajer Penjualan di Tahun 2023

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 19 Mei 2024
Dunia Kerja

Transisi dari sales representatif ke manajer penjualan bisa jadi menyenangkan sekaligus menegangkan. Sebab, sudah pasti manajer penjualan memiliki jobdesc yang lebih merepotkan.

Pada umumnya manajer penjualan akan mengelola tim agen penjualan. Semenjak industry mulai bergerak di bidang digital, pendekatan pemasaran mengalami perkembangan yang berkembang pesat di mana perilaku konsumen yang berubah-ubah. Penyesuaian sudah tentu dilakukan untuk mengatasinya. Memasuki tahun 2023, ada tantangan tersendiri pada manajer penjualan dan itu mencakup:

1. Mencoba Membangun Kepercayaan Secara Virtual

Tenaga spenjualan perlu menyesuaikan strategi dan belajar bagaimana membangun kredibilitas melalui virtual.  Tahun 2023 akan menjadi tahun yang berbeda bagi tenaga penjualan karena lanskap penjualan telah berubah begitu banyak.  Sebagian besar perusahaan masih belum masuk kantor, jadi  memang harus pintar-pintar membangun kepercayaan secara virtual.

2. Menghadapi Pengambil Keputusan

Transisi ke lanskap penjualan virtual memberikan tantangan lebih besar terkait beradaptasi dengan pengambil keputusan termasuk aturan dari pemerintah. Untuk mengantisipasinya manajer penjualan perlu mengambil strategi yang lebih fleksibel dan bisa ditempatkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

3. Mewujudkan Produk yang Solid Saja Tidak Akan Menutup Penawaran

Kualitas teknologi yang Anda jual saja tidak akan menghasilkan banyak uang. Dengan banyaknya kompetitor yang menawarkan produk yang kurang lebih sama, manajer penjualan perlu  menemukan cara terbaik dan promosi terdepan yang membedakan dengan kompetitor.

4. Menangani Perpindahan Karyawan

Sebagian besar manajer penjualan tidak berpengalaman dalam mengelola SDM  dan tanpa sadar mereka kehilangan karyawan kompeten karena tidak sensitive terhadap kebutuhan karyawan.

Walaupun 2023 diprediksi menjadi tahun resesi, namun kesempatan untuk berpindah pekerjaan mungkin saja terjadi. Sebagai langkah untuk mengurangi kemungkinan kehilangan karyawan potensial, manajer penjualan perlu mengevaluasi kembali hak dan kewajiban karyawan.

Penting untuk mengelola kebijakan secara adil dan konsisten. Tetapkan kriteria yang jelas untuk membuat keputusan pekerjaan, terutama antar jenjang yang lain. Pada akhirnya, semua karyawan terlepas dari titelnya membutuhkan pengakuan, penghargaan, pengembangan. Inilah yang membuat karyawan memutuskan untuk bertahan atau pindah ke perahu lain.