10 Juta Gen Z Menganggur, Apa yang Harus Job Seeker Lakukan?

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 3 Juni 2024
Dunia Kerja

Indonesia di ambang pintu bonus demografi, di mana usia produktif akan mendominasi. Namun, ironisnya, bayang-bayang pengangguran justru menghantui. Ribuan Gen Z, generasi yang digadang-gadang menjadi motor penggerak bangsa, terjebak dalam belenggu pengangguran. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa hampir 10 juta Gen Z masuk dalam kategori Not in Employment, Education, or Training (NEET). Artinya, mereka tidak bekerja, tidak sekolah, dan tidak mengikuti pelatihan.

Kondisi ini bagaikan bom waktu yang siap meledak. Bonus demografi yang diimpikan bisa berubah menjadi bencana demografi jika Gen Z tidak terserap dalam dunia kerja.

Di tengah situasi yang mengkhawatirkan ini, apa yang harus dilakukan para job seeker Gen Z? Berikut beberapa langkah yang bisa diambil:

1. Kenali Diri dan Pasar Kerja

Langkah pertama adalah memahami diri sendiri. Apa minat, bakat, dan kemampuan yang kamu miliki? Jenis pekerjaan apa yang kamu sukai dan sesuai dengan talentamu? Langkah kedua, mempelajari pasar kerja. Cari tahu tren pekerjaan yang diminati, jenis keterampilan yang dicari perusahaan, dan gaji yang ditawarkan.

2. Tingkatkan Keahlian dan Skillset

Di era disrupsi ini, keahlian dan skillset menjadi kunci utama untuk memenangkan persaingan di pasar kerja. Jangan hanya mengandalkan ijazah, tapi teruslah belajar dan mengembangkan diri.

Ikuti pelatihan, workshop, atau kursus online untuk meningkatkan kemampuanmu di bidang yang diminati. Manfaatkan berbagai platform edukasi online yang tersedia secara gratis atau berbayar.

3. Bangun Jaringan dan Personal Branding

Membangun jaringan dan personal branding sangat penting untuk membuka peluang kerja. Aktiflah di komunitas, ikuti kegiatan profesional, dan bangun koneksi dengan orang-orang di bidang yang kamu minati. Gunakan media sosial seperti LinkedIn untuk membangun personal branding yang positif dan profesional. Tunjukkan keahlian dan pencapaianmu melalui postingan dan artikel yang kamu buat.

4. Manfaatkan Teknologi dan Platform Pencari Kerja

Gunakan berbagai platform pencari kerja online seperti Loker.ID untuk mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan profilmu. Buatlah resume dan surat lamaran yang menarik dan informatif. Pastikan resumemu sesuai dengan lowongan yang kamu lamar.

5. Gig Economy dan Freelance

Gig economy dan freelance bisa menjadi alternatif bagi Gen Z yang ingin mencari penghasilan tambahan atau membangun portofolio kerja.

Banyak platform online yang menawarkan berbagai pekerjaan freelance, seperti Fiverr atau Upwork.

6. Wirausaha: Ciptakan Peluangmu Sendiri

Bagi Gen Z yang memiliki jiwa kewirausahaan, berwirausaha bisa menjadi pilihan yang tepat. Mulai dari usaha kecil dengan modal yang minim, seperti berjualan online atau membuka jasa. Kreativitas dan inovasi adalah kunci utama untuk sukses dalam berwirausaha.

7. Bersabar dan Tetap Semangat

Mencari pekerjaan tidak selalu mudah dan membutuhkan waktu. Jangan mudah patah semangat jika kamu belum mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan.

Teruslah berusaha, belajar, dan meningkatkan diri. Percayalah bahwa kamu memiliki kemampuan dan potensi untuk sukses.