Marketing Engineer
Lokasi
Jakarta PusatTipe Pekerjaan
Full TimeLevel Pekerjaan
Staff / OfficerFungsi
Sales EngineerPendidikan
Gaji
Rp 6 - 8 JutaSeorang Marketing Engineer (sering disebut juga Sales Engineer atau Technical Sales) pada subkontraktor spesialis post tensioning menggabungkan keahlian teknik sipil dengan kemampuan komersial.
Peran utamanya adalah meyakinkan pemilik proyek, konsultan perencana, dan kontraktor utama untuk menggunakan sistem post tensioning perusahaan, baik untuk penawaran proyek baru maupun mengonversi desain beton konvensional menjadi desain pratekan (redesign).
Tanggung Jawab Pekerjaan :
- Memiliki basis data atau hubungan profesional yang baik dengan konsultan perencana struktur, kontraktor utama (main contractor), serta pengembang (developer).
- Mempresentasikan keunggulan teknis dan ekonomis (value engineering) dari sistem perusahaan di hadapan konsultan dan pemilik proyek.
- Melakukan negosiasi mengenai spesifikasi teknis, harga unit, cara pembayaran (terms of payment), hingga penandatanganan kontrak (LOI/SPK).
- Aktif memantau informasi tender proyek-proyek bertingkat tinggi (high-rise building), jembatan, pelabuhan, dan infrastruktur yang berpotensi membutuhkan penarikan pascatarik.
Kualifikasi Pekerjaan :
- Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil (diutamakan berpengertian kuat pada Rekayasa Struktur).
- Minimal 1-3 tahun sebagai Marketing Engineer, Technical Sales, atau Estimator/Quantity Surveyor di perusahaan subkontraktor spesialis (post tensioning, paku bumi/piling, rangka baja, atau aditif beton).
- Pengalaman teknis di lapangan sebagai Project Engineer atau Site Engineer yang ingin beralih ke jalur komersial menjadi nilai tambah yang sangat disukai.
Kemampuan Teknis & Komersial (Technical & Sales Skills)
- Keahlian Estimasi Biaya (Cost Estimation): Mampu menyusun BQ (Bill of Quantities) dan penawaran harga (quotation) pekerjaan post tensioning secara akurat (meliputi material strand, anchor, duct, jasa stressing, dan grouting).
- Penguasaan Software Pendukung: Mahir membaca dan mengukur volume dari drawings menggunakan AutoCAD, Bluebeam, atau Revit (BIM).