Lowongan Kerja KEPALA PENGIRIMAN Salsa Cosmetics, Surabaya


Posted Date: 2019-10-09
Closing Date: 2019-11-08

Salsa Cosmetics merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang perawatan dan kecantikan kulit. Saat ini sedang mencari kepala pengiriman yang berkompeten di bidangnya.

Tanggung Jawab Pekerjaan :

1. Mengatur pengiriman barang
2. Merencanakan dan mengatur jadwal pengiriman barang
3. Memastikan ketersediaan kendaraan untuk mengangkut barang yang akan dikirimkan
4. Memastikan surat jalan apakah sudah sesuai dengan barang yang akan di kirimkan ke customer
5. Memerintahkan proses muat barang ke kendaraan angkutan sesuai dengan prioritas

Syarat Pengalaman :
Pengalaman di bidangnya minimal 1 Tahun
Keahlian :

Harus empunyai mental yang kuat dan tangguh.

Kualifikasi :

1. Pria
2. Usia Maksimal 35 Tahun
3. Pendidikan Minimal D3
4. Bisa mengoperasikan Ms. Word dan Ms. Excel
5. Mampu bekerja secara team maupun mandiri

Tunjangan :

Uang Makan, Uang Hadir

Insentif :

Uang Lembur

Waktu Bekerja :
Jam 08.00-17.00 WIB, Senin s/d Sabtu

Profile Perusahaan

Deskripsi Perusahaan

PT. Kartika Artha Purnama suatu perusahaan dengan Brand Produk Salsa Cosmetics di dukung oleh anak perusahaan UD. Founda Mas yang terletak di surabaya, perusahaan ini memproduksi kosmetik yang berkualitas dan aman.

Dengan motto, Sehat… Cantik… Alami. menciptakan produk kosmetik dengan bahan “HERBAL“. Perusahaan berharap dapat keinginan konsumen untuk dapat tampil maksimal tanpa takut adanya efek samping yang ditimbulkan. Bagi kulit maupun kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Solusi cerdas yang digunakan perusahaan ini adalah dengan memproduksi Produk – produk kosmetik dari bahan “HERBAL” dalam memenuhi segmen pasar.

Perusahan ini sendiri memiliki segmen pasar yang cukup luas, Hal ini membuktikan bahwa Salsa Cosmetics mampu bersaing dan dipercaya kualitasnya oleh konsumenya.

Dengan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kecantikan kulit tubuh dan wajah serta efek samping yang ditimbulkan oleh suatu produk akibat kandungan bahan berbahaya mendorong trend produk saat ini kembali ke bahan “ALAMI“.