Lowongan Kerja Sekretaris Yayasan Santo Marksu

Industri :
Pendidikan :
Tipe Pekerjaan :

Posted Date: 2019-09-16

Yayasan Santo Markus merupakan bergerak dalam bidang Pendidikan

Tanggung Jawab Pekerjaan :

– Menerima telepon.
– Menyimpan arsip atau surat.
– Menyusun serta membuat jadwal kegiatan
– Mengkonsep surat-surat perjanjian kerjasama dengan relasi ataupun instansi dari luar.
– Menyusun surat-surat rahasia (confidential).
– Menyusun acara pertemuan
– Pembelian kado ataupun cindera mata
– Kontrak kerja

Syarat Pengalaman :
minimal 1 tahun
Keahlian :

Microsoft Words
Microsoft Excel
Microsoft Powerpoint
Komunikasi

Kualifikasi :

Pria/Wanita(23-35 tahun)
SMK/S1 dibidang Sekretaris
Mampu berkerja dibawah tekanan
Mampu berkomunikasi dengan baik

Tunjangan :

– Uang transports
– BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan
– Tunjangan hari raya

Waktu Bekerja :
Jam 06.30 s/d 14.00 , Senin – Jumat

Profile Perusahaan

Deskripsi Perusahaan

Pada awal tahun 1960, P. Robertus Bakker SJ sebagai Pastor Paroki Kampung Sawah, mendapat tugas dari Bpk. Uskup Djajaseputra untuk merintis berdirinya Paroki Cililitan. P. Bakker berkeyakinan bahwa salah satu kebutuhan yang paling mendesak bagi sebuah paroki baru adalah sekolah, yang akan menunjang berdirinya paroki. Atas dasar keyakinan itu, maka pada tahun Ajaran 1967, didirikan TK di Cililitan dengan Kepala Sekolah Sr. Inigo PI, sekolah ini terletak di gang kecil yaitu dijalan Kelapa Gading III. Pada awal berdirinya, sarana prasarana TK ini masih sangat minim.

Pada tahun 1968, P. Bakker SJ mulai mendirikan SD, dengan menyewa rumah di sebelah TK. SD ini menampung murid TK dari sekolah sendiri dan juga TK lain. Pada tanggal 17 Desember 1968, Sr. Propinsial PI menugaskan Sr. M Theresia Pi untuk menangani karya pendidikan di Cililitan, sebagai Kepala SD.

Pada tahun 1969 kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke suatu bangunan darurat berbentuk bedeng dari kayu dan pada waktu itu bersamaan dengan dimulai pula mendirikan SMP, sebagai Kepala SMP diangkat Bpk. J. Djojowahjusudibjo

Dengan bertambahnya jumlah murid perlu dipikirkan untuk menata status sekolah. Bpk. Uskup Jajaseputra SJ menganjurkan agar sekolah katolik yang ada di paroki St. Robertus Bellarminus menggabungkan diri dengan Perkumpulan Strada milik KAJ. Anjuran ini diterima.

Tahun 1972 Sekolah katolik dibawah paroki ini melepaskan diri dari Perkumpulan Strada. Pada tanggal 15 April 1972 berdiri sebuah Yayasan dengan nama Yayasan Santo Markus Penginjil, yang diketua oleh Bpk. Peter Bambang Pujiwo, untuk mengelola sekolah katolik di Paroki St. Robertus Bellarminus. Jumlah murid pada saat berdirinya Yayasan Santo Markus 609 siswa. Pada tahun 1973 SD dan SMP Santo Markus mengikuti ujian untuk pertama kalinya dengan hasil 100% lulus, sungguh suatu prestasi yang sangat membanggakan ditengah sarana prasarana yang masih sangat minim.

Mulai Februari 1975, Yayasan membangun gedung TK dan Poliklinik. Peletakan batu pertama dipimpin oleh Pastor Pollman SJ. Tahun 1976 Yayasan Santo Markus mendapat bantuan dari Pemda DKI, maka dibangunlah gedung SMP satu unit dan selesai pada tahun 1977.

Pada tahun 1979 Yayasan mendapat bantuan 1 unit gedung inpres dari Pemda DKI, maka dibangunlah 1 unit gedung SD dan karena Yayasan yang diketua oleh Bpk. dr. Ign Haryanto, pada saat yang sama juga mampu membangun 1 unit gedung SD, sehingga pada tahun 1979 dibangunlah 2 unit gedung SD dengan 2 lantai standar DKI.

Pada masa kepemimpinan Bpk. Ir R Ibnoe Markatab, MM selaku ketua Yayasan Santo Markus, mulai membenahi diri dari mulai Gedung, sarana prasarana dan juga SDM.

Pada tahun 2003 gedung SMP mulai dibanguan dengan peletakan batu pertama oleh Pastor Paroki St. Robertus Bellarminus yaitu Rm. SP Bambang Ponco Santosa SJ dan diresmikan pada tahun 2004. Gedung ini terdiri dari 3 lantai.
Menyusul kemudian dengan merenovasi gedung SD pada tahun 2004. Gedung SD ini terdiri dari 2 lantai dan diresmikan pada tahun 2005.