Dunia Kerja

Cara Gaji Agar Tak Cepat Habis

kontrol-gajiSering bingung mengatur gaji, belum akhir bulan sudah kempis? Sebenarnya bukan masalah nominal, kalau Anda pintar memanajemen keuangan tentunya Anda akan selau berkecukupan dengan berapapun gaji yang Anda terima.

  1. Tentukan Prioritas

Anda harus bisa menentukan prioritas Anda. Jangan sampai Anda keinginan yang mengatur Anda. Tidak semua yang Anda inginkan Anda butuhkan tetapi apa yang Anda butuhkan sudah pasti Anda inginkan, ini harus bisa dibedakan. Jangan sampai salah kaprah.

  1. Buat Catatan Pengeluaran

Buatlah catatan pengeluaran supaya Anda punya semacam panduan mengenai apa-apa saja yang menjadi pengeluaran wajib selama sebulan. Usahakan untuk mematuhi aturan tersebut. Jangan sampai melanggarnya. Sekali Anda melanggarnya Anda akan terus-menerus melanggar aturan tersebut dan akibatnya akan merusak keseimbangan catatan pengeluaran Anda.

  1. Sisihkan Untuk Tabungan

Sebelumnya membelanjakan ataupun mengatur catatan pengeluaran ataupun kebutuhan Anda harus menyisihkannya terlebih dahulu untuk dana tabungan Anda. Jangan sampai Anda terlalu sibuk membuat catatan pengeluaran sampai-sampai tidak ada nominal yang tersisa untuk ditabung.

  1. Tabungan Tidak Boleh Diambil

Apa yang sudah ditetapkan sebagai tabungan tidak boleh diganggu-gugat dan diambil—dengan alasan apapun itu. Hal inilah yang perlu Anda tanamkan di dalam hati. Seringkali dalam praktiknya, tiba-tiba Anda merasa ada kebutuhan mendesak sehingga harus mengambil uang yang disisihkan per bulan tersebut. Jangan memberi alasan apapun untuk mengambil dana yang sudah disisihkan tersebut.

  1. Keras Pada Diri Sendiri

Anda harus berani bersikap keras pada diri sendiri. Jangan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak penting. Anda boleh punya “pos” senang-senang tapi harus deal dengan jumlah yang telah dijanjikan. Sehingga kalau Anda sudah menghabiskan sesuai dengan jumlah tersebut, tidak ada alasan buat Anda untuk menambah nominalnya karena menurut Anda, Anda sedang berada pada kebutuhan “mendesak”.

  1. Hemat

Jangan memaksakan gaya hidup Anda dengan gaya hidup rekan-rekan lain—yang mungkin memiliki penghasilan lebih tinggi atau apapun itu. Anda harus belajar hidup hemat, jangan lebih besar pasak ketimbang tiang. Kalau memang Anda merasa penghasilan Anda tidak bisa mencukupi kebutuhan Anda carilah pekerjaan lain ataupun pekerjaan sampingan.